Beginning

Nah, untuk memulai blog tentang anime dan manga. Izinkan saya menyampaikan pengertian tentang anime & manga dan beberapa informasi.

Mulai dari anime dulu. Berdasarkan pengertian saya sendiri, anime itu agak berbeda dengan kartun. Karena kartun itu berasal dari bahasa inggris yaitu “cartoon“, dan itu berasal dari Amerika tentunya. Sedangkan anime itu aslinya dari Jepang. Bedanya.? perbedaannya terletak pada gambar dan gaya gambar. Umumnya sih, gaya gambar milik Jepang lebih disukai dibanding gaya gambar milik Amerika (saya juga termasuk salah satunya, hehe).  Dan tidak hanya itu, opini saya terhadap gaya gambar Jepang, gaya gambar Jepang itu agak lebih “berjiwa” dibanding dengan Amerika. Jadi itulah perbedaannya. Bila anda juga suka anime, pasti anda akan mengerti hal ini. Namun, walau begini, istilah antara anime dan kartun tetap sama. Tapi tetap saja berbeda bagi saya, karena anime itu mengenai Jepang sementara kartun itu mengenai Amerika.

Biasanya, cerita anime diangkat dari manga bila manga itu sudah terkenal dan banyak disukai, tapi ada juga dibuat sendiri secara langsung (anime original). Dan cerita anime ada yang berbentuk serial, di mana 1 episode biasanya berdurasi kurang lebih dari 30 menit. Namun ada juga yang berbentuk movie, bukan serial, yang durasinya kurang lebih dari 120 menit dan langsung tamat.

Dan khususnya untuk anime serial, biasanya ditayangkan di saluran TV tiap hari minggu (1 episode/minggu). Sedangkan untuk anime the movie, ditayangkan di bioskop.

Kemudian tentang manga, manga adalah sebutan untuk komik dalam bahasa Jepang. Biasanya ditujukan pada komik Jepang, dan di antaranya banyak disukai seperti Naruto, Onepiece, Bleach, dan sebagainya. Di Jepang, manga dibagi menjadi beberapa jenis. Setidaknya ada 5 jenis manga, antara lain sebagai berikut :

1. Kodomo, khusus untuk anak-anak (di bawah 12 tahun)

2. Shounen, khusus untuk remaja laki-laki (antara 12 tahun sampai dengan 17 tahun). Umumnya bertema action, atau kepahlawanan. Tapi juga bisa bertema comedy romance dan semacamnya.

3. Shoujo, khusus untuk remaja perempuan (antara 12 tahun sampai dengan 17 tahun). Biasanya sering fokus sama tema romance.

4. Josei, khusus untuk perempuan dewasa (di atas 17 tahun)

5. Seinen, khusus untuk laki-laki dewasa (di atas 17 tahun),

Josei dan Seinen bukan berarti semua komik pada kalangan ini mengandung pornografi. Hanya saja ceritanya yang rumit untuk dipahami dan kompleks sehingga anak kecil tidak bisa mengerti makna ceritanya. Bisa bermacam-macam ceritanya, mulai dari seni sampai dengan pornografi. Biasanya dicantumkan tanda “untuk dewasa” atau “+17” di cover bukunya.

Bila ingin dapat membedakan Shounen, Shoujo, Josei dan Seinen, bisa dilihat dari plot cerita dan gaya gambarnya. Tergantung dari pengalaman anda dalam membaca komik, hehe.

Sebagai tambahan dari pengalaman yang saya dapat, ada jenis yang keenam. Itu adalah doujinshi, sebutan untuk komik yang dibuat oleh kalangan penggemar anime & manga dan manga-ka* pemula. Biasanya, komik itu menggunakan tokoh anime atau manga yang disukai oleh penggemar itu. Mirip menjiplak memang, tapi ceritanya tidak. Ini dianggap sebagai wujud cinta dari penggemar terhadap manga itu sendiri. Dan itu mungkin bisa membantu mengembangkan imajinasinya manga-ka pemula atau penggemar.

(*manga-ka adalah sebutan untuk pengarang komik dalam bahasa Jepang)

Yang mengejutkan dari kalangan Doujinshi, adalah kebanyakan manga-ka terkenal berasal dari kalangan Doujinshi itu sendiri. Bisa dibilang mereka “lulus” dari Doujinshi dan menjadi manga-ka. Penggemar anime & manga biasanya mendistribusikan doujinshi ini dari tangan ke tangan, menjualnya secara indie di toko Doujinshi, atau mengikuti konvensi akbar Doujinshi yang biasa disebut Comiket (singkatan dari Comic Market). Pengunjung tempat ini bisa mencapai 400.000 orang. Tema doujinshi bisa bermacam-macam, mulai dari komedi sampai pornografi. Sebagai catatan, ada jenis pengarang yang lain selain manga-ka, yaitu Dojin-ka. Dojin-ka adalah sebutan untuk orang yang membuat Doujinshi.

Di Jepang sendiri, di antara semua penerbit manga, yang terbesar adalah Shogakukan dan Shueisha. Dan manganya ada yang berbentuk dalam majalah, maupun buku. Bedanya, yang majalah itu ada beberapa judul manga yang berbeda disisipkan di dalamnya (biasanya 1 judul 1 chapter). Sedangkan yang buku merupakan 1 judul manga full (normalnya ada 19 chapter atau bisa lebih). Dan biasanya sih, manga terbit tiap minggu, tapi bisa juga tiap bulan atau bahkan lebih lama dari itu dikarenakan prosesnya.

Tapi tidak berarti semua manga dibuat serial panjang. Ada juga yang serial pendek dan Oneshot. Oneshot adalah sebutan untuk cerita yang pendek. Tapi berbeda dengan serial pendek yang dibuat dalam beberapa volume (kira-kira 10 volume atau kurang lebih), oneshot itu dibuat dalam 1 chapter saja dan langsung tamat. Selain itu, umumnya cerita manga diangkat dari novel, visual novel, atau novel ringan. Akan tetapi, ada juga yang original (dibuat sendiri, bukan dari novel).

Kalian sudah pernah dengar Akihabara.? Ya betul, itu adalah pusat elektronik di Jepang. Tapi juga bisa merupakan pusat anime dan manga, sehingga ini bisa dikatakan sebagai “surga” bagi para Otaku anime, manga & game. (Otaku adalah sebutan untuk orang yang sangat gila pada sesuatu tertentu)

Dan terakhir, saya ingin menyampaikan sedikit sejarah tentang manga serial.

Di Jepang dulu sudah ada manga, tapi belum ada serial. Dan manga itu berupa dalam bentuk 4 kolom di koran. Namun muncul ide bahwa sebaiknya memindahkan manga itu ke dalam buku dan membuatnya secara penuh daripada 4 kolom yang singkat itu. Dan terciptalah manga serial pertama pada tahun 1926. (kira-kira pada tahun segini kalau tidak salah)

Demikian, terima kasih telah membaca.🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s